Tak
seperti biasanya, pada saat itu ruang 2 gedung A yang berada di lantai 3 Fakultas Kehutanan UGM, pada
pukul 15:30 masih terdapat aktivitas mahasiswa yang menyebabkan ruang 2 menjadi
lebih ramai dari biasanya. Penyebabnya adalah adanya kegiatan pematerian ruang
KP3 Primata yang di sampaikan oleh mas Ryan Adi Satria yang merupakan alumni KSDH 2009 dan sekarang sedang
menempuh studi S2 di Pascasarjana Fakultas Kehutanan. Mas Ryan berbagi
pengetahuannya mengenai jenis-jenis primata, kali ini pematerian ruang dihadiri
oleh 20 mahasiswa, tak hanya dari Fakultas Kehutanan saja tetapi diikuti
mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Teknologi Pertanian.
Pada
saat pematerian, mas Ryan menerangkan bahwa primata memiliki ciri-ciri yang
hampir sama seperti manusia, ciri-ciri umum primata adalah pengembangan
penglihatan binokular/stereoskopis, spesialisasi menggenggam, dan pembesaran
volume otak,. Klasifikasi primata sendiri yaitu, primata masuk ke dalam
Animalia, Filum Chordata, Kelas Mammalia,
dan Ordo Primates (Linnaeus, 1758).
Primata
terbagi ke dalam dua golongan yaitu Prosimian dan Simian. Pada prosimian
primata yang masuk ke dalamnya adalah kukang, tarsius, dan lemur. Kukang (Famili
Lorisidae) yang ada di Indonesia diantaranya yaitu spesies Kukang besar (Nycticebus
coucang) dan Kukang Jawa (Nycticebus javanicus) sedangkan lemur (Famili
Lemuridae) iantaranya jenis Lemur ekor
cincin (Lemur catta) dan tarsius (Famili Tarsiidae) dengan spesies
Tarsius Sulawesi/Binatang hantu (Tarsius tarsier), Tarsius
Kerdil/Tangkasi (Tarsius pumilus), Tarsius Dian (Tarsius dentatus),
Tarsius Sangihe (Tarsius sangirensis) dan Tarsius Bangka (Tarsius
bancanus). Sedangkan untuk
simian dibagi menjadi tiga, yaitu monyet dunia lama, monyet dunia baru, dan
kera. Pada jenis monyet dunia baru terdapat White-headed
capuchin (Cebus capucinus), Black-headed
spider monkey (Ateles fusciceps),
Common marmoset (Callithrix jacchus) dan Golden lion tamarin (Leontopithecus rosalia).
Lalu pada monyet dunia lama
terdapat jenis Macaca fascicularis, Macaca nemestrina, Macaca
nigra dan jenis macaca yang lainnya, lalu ada Trachypithecus auratus,
Presbytis fredericae atau Presbytis comata lalu Nasalis
larvatus, Simias concolor dan masih banyak lagi. Dan yang terakhir
yaitu jenis kera yang terdiri dari kera kecil dan kera besar. Contoh jenis kera
kecil sendiri adalah Hylobates
klossii, Hylobates lar, Hylobates moloch, dan Symphalangus syndactylus,
lalu jenis yang terakhir yaitu kera besar dibagi menjadi dua Famili Pongidae
dan Famili Hominidae. Jenis yang termasuk Pongidae antara lain adalah Pongo
pygmaeus dan Pongo abelii, sedangkan untuk Hominidae ada gorila,
simpanse, dan manusia sendiri.
Dari karakteristik morfologi yang dimiliki manusia
dengan hewan primata lainnya tidak terdapat perbedaan yang siginifikan,
pertanyaannya adalah, apakah sebenarnya yang membedakan kita (manusia) dengan
primata atau satwa lainnya, jika morfologi kita tidak jauh berbeda dan mereka
pun memiliki “akal” untuk melangsungkan hidupnya?

