Laman

Jumat, 02 Desember 2016

Primata dan Manusia, apa bedanya?

Tak seperti biasanya, pada saat itu ruang 2 gedung A yang berada di lantai 3 Fakultas Kehutanan UGM, pada pukul 15:30 masih terdapat aktivitas mahasiswa yang menyebabkan ruang 2 menjadi lebih ramai dari biasanya. Penyebabnya adalah adanya kegiatan pematerian ruang KP3 Primata yang di sampaikan oleh mas Ryan Adi Satria yang merupakan alumni KSDH 2009 dan sekarang sedang menempuh studi S2 di Pascasarjana Fakultas Kehutanan. Mas Ryan berbagi pengetahuannya mengenai jenis-jenis primata, kali ini pematerian ruang dihadiri oleh 20 mahasiswa, tak hanya dari Fakultas Kehutanan saja tetapi diikuti mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Teknologi Pertanian.

                Pada saat pematerian, mas Ryan menerangkan bahwa primata memiliki ciri-ciri yang hampir sama seperti manusia, ciri-ciri umum primata adalah pengembangan penglihatan binokular/stereoskopis, spesialisasi menggenggam, dan pembesaran volume otak,. Klasifikasi primata sendiri yaitu, primata masuk ke dalam Animalia,  Filum Chordata, Kelas Mammalia, dan Ordo Primates (Linnaeus, 1758).
Primata terbagi ke dalam dua golongan yaitu Prosimian dan Simian. Pada prosimian primata yang masuk ke dalamnya adalah kukang, tarsius, dan lemur. Kukang (Famili Lorisidae) yang ada di Indonesia diantaranya yaitu spesies Kukang besar (Nycticebus coucang) dan Kukang Jawa (Nycticebus javanicus) sedangkan lemur (Famili Lemuridae) iantaranya jenis  Lemur ekor cincin (Lemur catta) dan tarsius (Famili Tarsiidae) dengan spesies Tarsius Sulawesi/Binatang hantu (Tarsius tarsier), Tarsius Kerdil/Tangkasi (Tarsius pumilus), Tarsius Dian (Tarsius dentatus), Tarsius Sangihe (Tarsius sangirensis) dan Tarsius Bangka (Tarsius bancanus). Sedangkan untuk simian dibagi menjadi tiga, yaitu monyet dunia lama, monyet dunia baru, dan kera. Pada jenis monyet dunia baru terdapat White-headed capuchin (Cebus capucinus), Black-headed spider monkey (Ateles fusciceps), Common marmoset (Callithrix jacchus) dan  Golden lion tamarin (Leontopithecus rosalia). Lalu pada monyet dunia lama terdapat jenis Macaca fascicularis, Macaca nemestrina, Macaca nigra dan jenis macaca yang lainnya, lalu ada Trachypithecus auratus, Presbytis fredericae atau Presbytis comata lalu Nasalis larvatus, Simias concolor dan masih banyak lagi. Dan yang terakhir yaitu jenis kera yang terdiri dari kera kecil dan kera besar. Contoh jenis kera kecil sendiri adalah  Hylobates klossii, Hylobates lar, Hylobates moloch, dan Symphalangus syndactylus, lalu jenis yang terakhir yaitu kera besar dibagi menjadi dua Famili Pongidae dan Famili Hominidae. Jenis yang termasuk Pongidae antara lain adalah Pongo pygmaeus dan Pongo abelii, sedangkan untuk Hominidae ada gorila, simpanse, dan manusia sendiri. 
Dari karakteristik morfologi yang dimiliki manusia dengan hewan primata lainnya tidak terdapat perbedaan yang siginifikan, pertanyaannya adalah, apakah sebenarnya yang membedakan kita (manusia) dengan primata atau satwa lainnya, jika morfologi kita tidak jauh berbeda dan mereka pun memiliki “akal” untuk melangsungkan hidupnya?



1 komentar:

  1. First off I want to say excellent blog! I had a quick question in which I'd like to ask if you don't mind.

    I was interested to know how you center yourself and clear your head before
    writing. I've had a hard time clearing my thoughts in getting my ideas out.
    I do enjoy writing however it just seems like the first
    10 to 15 minutes tend to be lost just trying to figure out how to begin. Any suggestions or hints?

    Appreciate it!

    BalasHapus