Sudah lama ngga ngeblog, jadi kali ini saya mau cerita
tentang kekuatan mimpi, halaaah, gaya-gayaan ngomongin mimpi wkwkw.
Nabilla ngapain ke Russia?
Baru-baru ini saya dari Russia, salah satu negara yang
pengen banget banget banget saya kunjungin entah buat main, atau buat belajar dan mimpi itu sudah ada dari akhir SMA atau awal masuk kuliah tapi kadang, saya
mah sukanya pesimis, gimana engga? Bahasa inggris ambyar, ilmu cetek
buat mikir aja susah haha tapi mimpi itu tetap ada. Dari semester satu saya
suka searching tentang Russia, dan di google nongol lah tentang perlombaan
karya tulis gitu pake bahasa inggris atau bahasa Russia namanya International
Junior Forest Contest, itu agenda tahunan yang rutin diadakan sama Federal Forestry Agency Russia. Tapi dari situ saya Cuma bisa bilang dalam hati “walah,
bahasa inggris wae aku raiso, ya kali bisa ikutan itu”. Semester semakin tua
hingga akhirnya duduk di semester lima, dua kawan saya bernama Andreas dan
Andhika berangkat ke Russia, disitu saya iri banget, jelaaas aku yang mau
kesana, ko mereka yang berangkat. Dan disitu aku mau berangkat tahun depannya.
Semester lima itu ada kuliah namanya riset dan manajemen
satwa liar dan salah satu dosennya pernah membimbing dan akhirnya berangkat
juga ke Russia tahun 2014, dan di akhir desember saya menemui beliau dan
meminta beliau untuk jadi pembimbing kami, saat itu saya mengajak Rico untuk
menemani saya menggarap project itu, karena saya kepikiran untuk meneliti
herpetoufauna, namun beliau menyarankan tentang burung yang ada di Paliyan, ok
kami SIKAT AJA DEH.
Setelah bertemu beliau, beliau meminta kami membuat proposal
mengenai penelitian tersebut, mulai dari latar belakang hingga metode
penelitian. Untuk penelitian ini tadinya kami ingin mengambil data primer
secara langsung, namun keterbatasan waktu karena kami lagi KKN dan menghabiskan
waktu dua bulan lamanya di tanah Mutiara hitam, kami akhirnya meminta dosen
pembimbing untuk menggunakan data sekunder, dan untuk pembahasan dan
penerjemahan ke bahasa inggris kami lakukan di tempat KKN, yang tidak ada
listrik dan sinyal Internet.
Proses pengerjaan laporan kami kerjakan ketika tim KKN kami
menyalakan genset untuk mencharger laptop yang dinyalakan setiap tiga hari
sekali, berarti kami mengerjakan laporan ya setiap tiga hari sekali dan itupun
sekuatnya batre laptop yang ada hahaha. Akhirnya laporan selesai,, eeeittsss
tunggu dulu, itu laporan masih pake bahasa Indonesia, matek akuuu, aku ra iso
bahasa inggris cuk, disitu kami tidak kehabisan akal, dan saya ingat di tim KKN
kami ada Asisten bahasa inggris dan anak IUP Hukum. Akhirnya kami meminta
pertolongan untuk membantu menerjemahkan ke dalam bahasa inggris, terimakasih
betha, tama, rayen dan ela serta teman teman yang lainnya.
Setelah diedit dan akhirnya jadi, kami harus mengirimkan
laporan tersebut via email, dan ingattttt di lokasi KKN kami tidak ada sinyal
internet, buat telpon atau sms aja harus pakai patok supaya sinyal tidak
hilang, dan untungnya di kabupaten yaitu di Irai terdapat Wi-fi namuuuuuun
untuk menuju kesana membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam dengan menggunakan
kaki, waktu tergantung dengan kecepatan dan ketahanan kaki masing-masing.
Saat itu yang mengirimkan Rico dan ditemani mas oji, dan
akhirnyaa laporan tersebut terkirim, dan perlu diketahuuuiii, kami mengirimkan
pada tanggal 28 juli sedangkan maksimal pengiriman 30 juli, ah yang penting
ngirim, pikirku waktu itu.
Tanggal 1 Agustus tim KKN kami turun ke Kota untuk persiapan
pulang ke Yogyakarta pada tanggal 4 Agustus. Setelah sampai hal yang pertama
aku lakukan adalah membuka email dan berharap ada balasan email yang
membahagiakan. Dan benar, ada balasan email dari panitia dan isinya membuat
saya sedikit menangis terharu. Berangkaaat ke Russiaaaaaa.
Setelah baca email, saya juga sedikit bingung dan takut,
karena pasalnya saya belum punya passport, Ya Allah. Saya disitu meminta
perpanjangan waktu untuk mengirim persyaratan registrasi dan Alhamdulillah
diberikan tenggang waktu hingga 20 Agustus, jika lebih dari itu kami tidak
diberi support visa. Waduuuh!!!!!
Saat itu saya langsung telpon bapak saya untuk memintakan
surat keterangan rekam e-ktp, karena E-ktp saya belum jadi , ya maklum aja
uangnya dikorupsi kan, eh. Dan
akhirnyaaa tanggal 8 Agustus saya buat passport dan tanggal 15 sudah jadi,
lagsung deh semua berkas saya kirim dan dipesenin tiket pesawat dari pihak
panitia. Wuuuh aku terbang lagi, terbang perdanaku saat ke tanah papua saat kkn
dan terbang keduaku ke Russia. MasyaAllah. Takbirrr!!!
Dengan bermodalkan bahasa inggris yang kacrut dan belepotan
dan mungkin tidak dapat dipahami akhirnya saya berangkat ke Russia pada tanggal
2 september dengan rute Jogja-Bali-Doha-Moscow. Penerbangan yang membutuhkan
waktu kurang lebih 17 jam.
Seminggu merasakan kehidupan di Russia membuatku banyak
bersyukur, bersyukur karena telah diizinkan Allah untuk pergi ke Russia,
bersyukur mendapatkan teman baru, bersyukur bisa mendapat pengalaman baru dan
bersyukur atas apapun. Yang tepenting adalah mencoba. Karena seperti quotes
yang ada “if you never try you never know” dan jangan lupa untuk bermimpi serta
berdoa, apalagi doa orangtua yang katanya langsung nyampe ke sang pencipta.
Terimakasih untuk Ibu dan Bapak untuk semua doa dan
dukungannya, konco KKN ARFAK 2017 Yang sudah membantu, Bagas Adhi Kumoro adik
tingkat di kehutanan yang paling asyiq dan karna dia aku tau kalo Acara ini
terselenggara dan teman teman yang mendokan dan mendukung hahha. 😊


Tidak ada komentar:
Posting Komentar