Laman

Senin, 18 September 2017

WHEN YOUR DREAM COMES TRUE !!

Sudah lama ngga ngeblog, jadi kali ini saya mau cerita tentang kekuatan mimpi, halaaah, gaya-gayaan ngomongin mimpi wkwkw.


Nabilla ngapain ke Russia?

Baru-baru ini saya dari Russia, salah satu negara yang pengen banget banget banget saya kunjungin entah buat main, atau buat belajar dan mimpi itu sudah ada dari akhir SMA atau awal masuk kuliah tapi kadang, saya mah sukanya pesimis, gimana engga? Bahasa inggris ambyar, ilmu cetek buat mikir aja susah haha tapi mimpi itu tetap ada. Dari semester satu saya suka searching tentang Russia, dan di google nongol lah tentang perlombaan karya tulis gitu pake bahasa inggris atau bahasa Russia namanya International Junior Forest Contest, itu agenda tahunan yang rutin diadakan sama Federal Forestry Agency Russia. Tapi dari situ saya Cuma bisa bilang dalam hati “walah, bahasa inggris wae aku raiso, ya kali bisa ikutan itu”. Semester semakin tua hingga akhirnya duduk di semester lima, dua kawan saya bernama Andreas dan Andhika berangkat ke Russia, disitu saya iri banget, jelaaas aku yang mau kesana, ko mereka yang berangkat. Dan disitu aku mau berangkat tahun depannya.

Semester lima itu ada kuliah namanya riset dan manajemen satwa liar dan salah satu dosennya pernah membimbing dan akhirnya berangkat juga ke Russia tahun 2014, dan di akhir desember saya menemui beliau dan meminta beliau untuk jadi pembimbing kami, saat itu saya mengajak Rico untuk menemani saya menggarap project itu, karena saya kepikiran untuk meneliti herpetoufauna, namun beliau menyarankan tentang burung yang ada di Paliyan, ok kami SIKAT AJA DEH.


Setelah bertemu beliau, beliau meminta kami membuat proposal mengenai penelitian tersebut, mulai dari latar belakang hingga metode penelitian. Untuk penelitian ini tadinya kami ingin mengambil data primer secara langsung, namun keterbatasan waktu karena kami lagi KKN dan menghabiskan waktu dua bulan lamanya di tanah Mutiara hitam, kami akhirnya meminta dosen pembimbing untuk menggunakan data sekunder, dan untuk pembahasan dan penerjemahan ke bahasa inggris kami lakukan di tempat KKN, yang tidak ada listrik dan sinyal Internet.

Proses pengerjaan laporan kami kerjakan ketika tim KKN kami menyalakan genset untuk mencharger laptop yang dinyalakan setiap tiga hari sekali, berarti kami mengerjakan laporan ya setiap tiga hari sekali dan itupun sekuatnya batre laptop yang ada hahaha. Akhirnya laporan selesai,, eeeittsss tunggu dulu, itu laporan masih pake bahasa Indonesia, matek akuuu, aku ra iso bahasa inggris cuk, disitu kami tidak kehabisan akal, dan saya ingat di tim KKN kami ada Asisten bahasa inggris dan anak IUP Hukum. Akhirnya kami meminta pertolongan untuk membantu menerjemahkan ke dalam bahasa inggris, terimakasih betha, tama, rayen dan ela serta teman teman yang lainnya.

Setelah diedit dan akhirnya jadi, kami harus mengirimkan laporan tersebut via email, dan ingattttt di lokasi KKN kami tidak ada sinyal internet, buat telpon atau sms aja harus pakai patok supaya sinyal tidak hilang, dan untungnya di kabupaten yaitu di Irai terdapat Wi-fi namuuuuuun untuk menuju kesana membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam dengan menggunakan kaki, waktu tergantung dengan kecepatan dan ketahanan kaki masing-masing.

Saat itu yang mengirimkan Rico dan ditemani mas oji, dan akhirnyaa laporan tersebut terkirim, dan perlu diketahuuuiii, kami mengirimkan pada tanggal 28 juli sedangkan maksimal pengiriman 30 juli, ah yang penting ngirim, pikirku waktu itu.

Tanggal 1 Agustus tim KKN kami turun ke Kota untuk persiapan pulang ke Yogyakarta pada tanggal 4 Agustus. Setelah sampai hal yang pertama aku lakukan adalah membuka email dan berharap ada balasan email yang membahagiakan. Dan benar, ada balasan email dari panitia dan isinya membuat saya sedikit menangis terharu. Berangkaaat ke Russiaaaaaa.

Setelah baca email, saya juga sedikit bingung dan takut, karena pasalnya saya belum punya passport, Ya Allah. Saya disitu meminta perpanjangan waktu untuk mengirim persyaratan registrasi dan Alhamdulillah diberikan tenggang waktu hingga 20 Agustus, jika lebih dari itu kami tidak diberi support visa. Waduuuh!!!!!

Saat itu saya langsung telpon bapak saya untuk memintakan surat keterangan rekam e-ktp, karena E-ktp saya belum jadi , ya maklum aja uangnya dikorupsi kan, eh.  Dan akhirnyaaa tanggal 8 Agustus saya buat passport dan tanggal 15 sudah jadi, lagsung deh semua berkas saya kirim dan dipesenin tiket pesawat dari pihak panitia. Wuuuh aku terbang lagi, terbang perdanaku saat ke tanah papua saat kkn dan terbang keduaku ke Russia. MasyaAllah. Takbirrr!!!

Dengan bermodalkan bahasa inggris yang kacrut dan belepotan dan mungkin tidak dapat dipahami akhirnya saya berangkat ke Russia pada tanggal 2 september dengan rute Jogja-Bali-Doha-Moscow. Penerbangan yang membutuhkan waktu kurang lebih 17 jam.

Seminggu merasakan kehidupan di Russia membuatku banyak bersyukur, bersyukur karena telah diizinkan Allah untuk pergi ke Russia, bersyukur mendapatkan teman baru, bersyukur bisa mendapat pengalaman baru dan bersyukur atas apapun. Yang tepenting adalah mencoba. Karena seperti quotes yang ada “if you never try you never know” dan jangan lupa untuk bermimpi serta berdoa, apalagi doa orangtua yang katanya langsung nyampe ke sang pencipta.

                                         
Terimakasih untuk Ibu dan Bapak untuk semua doa dan dukungannya, konco KKN ARFAK 2017 Yang sudah membantu, Bagas Adhi Kumoro adik tingkat di kehutanan yang paling asyiq dan karna dia aku tau kalo Acara ini terselenggara dan teman teman yang mendokan dan mendukung hahha. 😊






Tidak ada komentar:

Posting Komentar